Minggu, 16 Desember 2012

Tips Berpikir Kreatif


Sesekali buatlah keputusan yang tidak aman. Mengapa? Membuat keputusan yang aman itu membosankan. Selain gampang diprediksi, juga tidak akan membawa Anda ke mana pun. Membuat keputusan yang tidak aman menyebabkan Anda berpikir dan merespons dengan cara yang belum pernah Anda pikirkan. Dan pikiran itu akan memicu pemikiran lain yang bisa membantu Anda mencapai tujuan.
Jika setiap orang belum siap mencetuskan gagasan yang mereka piker aneh, tetapi mereka tahu bahwa gagasan tersebut tidak akan ditertawakan, Anda belum memiliki tim yang benar-benar kreatif.
Yakinlah bahwa semua bisa dilakukan. Ubahlah “Mungkin saya bisa melakukannya” menjadi  “Saya pasti bisa melakukannya” atau “Bagi saya tidak ada kata menyerah”. Pernyataan optimis melatih kita berani masuk ke persoalan. Daya piker pun berkembang, karena di paksa memeras otak untuk mewujudkan tekad itu.
Pola berfikir konservatif di tandai dengan kekhawatiran untuk menerima perubahan, meski perubahan itu menguntungkan. Harus disadari, cara berpikir konservatif memasang pemikiran kreatif karena pikiran di bekukan oleh sesuatu yang statis. Padahal dalam berpikir kreatif unsure statis semestinya di hilangkan. Mulailah berpikir dinamis dengan terus mengolah pemikiran untuk menemukan pola piker efektif.
Hilangkan pola pikir konservatif dengan membuka diri terhadap berbagai masukan. Masukan adalah bahan mentah yang sangat berharga. Kita dapat mengolahnya menjadi “barang jadi” lewat pemikiran kreatif. Jadi, jangan takut dengan ide, usul, bahkan kritik, karena semua itu merangsang kita berpikir kreatif.
Pola piker konservatif juga bisa dihilangkan dengan metode pekerjaan atau kegiatan di luar bidang kita. Untuk “memperkaya” diri, pikiran juga perlu menghadapi sesuatu yang berbeda dari biasanya sehingga otak terpacu untuk memikirkan cara menghadapi tantangan dan masalah baru. Berhasil atau tidak, setidaknya Anda telah berlatih untuk berpikir.
Bersikaplah proaktif dalam bidang apa pun dengan cara “menjemput bola” dalam menghadapi sesuatu alih-alih menunggu. Bertindak proaktif membuat diri kita bebas memilih tindakan dan mencari solusi berdasarkan perhitungan matang. Hal ini bisa terjadi kalu kita mempunyai kreativitas berpikir.
Harus memiliki kemampuan kognitif atau kecerdasan tinggi. Pemikir kreatif harus secara terus-menerus mengembangkan intelektualitasnya. Seseorang yang mempunyai tingkat kreatifitas tinggi, seringkali menghasilkan pemikiran atau gagasan luar biasa, aneh, dan terkadang dianggap tidak rasional. Namun, hasilnya seringkali luar biasa dan mengagumkan.
Bersikap terbuka. Cara berpikir kreatif akan tumbuh apabila seseorang bersikap terbuka terhadap atimulus internal dan eksternal. Sikap terbuka dapat dikembangkan dengan memperluas minat dan wawasan yang akan menimbulkan kreativitas. Hal ini merupakan kunci agar kita tidak hanya menyerah kepada keadaan, tapi berusaha memodifikasi keadaan yang tidak menguntungkan.
Bersikaplah bebas, otonom, dan percaya diri, karena berpikir kreatif membutuhkan kebebasan dalam berpikir dan berekspresi. Berpikir kreatif juga memerlukan kemandirian tidak terikat pada otoritas dan konvensi social yang ada. Yang terpenting, percayalah pada kemampuan diri dan yakinlah bahwa apa yang Anda lakukan akan mendapat hasil yang terbaik, bagi diri Anda maupun orang lain.
Rasa ingin tahu sering membuat seseorang melakukan apa pun dengan berbagi cara. Dia tak akan berhenti pada satu titik jika belum menemukan jawaban yang pasti. Proses menjawab rasa ingin tahu ini merupakan proses berpikir kreatif karena menggunakan seluruh energy.
Banyak orang yang nilainya jeblok di sekolah ternyata jadi kaya dan sukses, bukan karena nilainya saat lulus tetapi karena imajinasinya. Agar sukses dari kegagalan Anda, Anda harus menganggap kegagalan sebagai tempat yang baik untuk memulai sesuatu.

0 komentar: