Minggu, 02 Desember 2012

My section Heart


Sesi 1 :
Jika menggenggamnya terlalu kuat, maka yang kau genggam itu akan hancur. Dan kau pun akan menyesalinya, bahkan membuatmu sakit. Tapi kalau menggenggamnya juga terlalu lemah itu sama saja kau membiarkannya pergi dari genggaman mu, dan apa kau tau kenapa genggamanmu itu terlalu rapuh dan lemah?


 Itu karena hatimu masih ragu-ragu untuk menggenggamnya. Jika memang kau bersungguh-sungguh, yakinkan hatimu untuk bisa menggenggamnya dengan lembut, dan kau harus yakin dia tak kan pergi atau pun hancur di genggaman mu buat dia merasa nyaman. Karena di tangan mu ada kebahagiannya yang slalu dia rindukan dan dia impikan, bahkan kebahagiaan itu bisa saja kebahagiaan yang Tuhan beri untuk mu dan untuk dia.


Sesi 2 :
Kau masih saja ada di hati ku (dulu, kemarin, sekarang, bahkan sampai kapan aku tidak  tau).  Sebagian hati ku masih menjadi milik mu, aku hanya ingin menyayangimu (tidak lebih). Hanya saja jika aku menyayangi mu bukan berarti kau juga menyayangi ku. Hati ku memang sangat sakit ketika aku melihat mu bersama orang lain, tapi aku sadar aku bukan lagi siapa2  untuk mu, dan mungkin kau sudah membuang ku jauh jauh dari hati mu. Meskipun sakit hati ku, tapi aku tak kan pernah menangis di depan mu. Cukup aku saja yang merasakannya, karena aku menyayangi mu. Menyayangi mu itu mau ku dan ingin nya hati ku, dan bersamamu adalah harap ku.




Sesi 3 :
Jika ada yang menanyai ku, “apa aku boleh memiliki hati mu?”. Jawab ku adalah “boleh, tapi sampai saat ini . . . sebagian hati ku masih menjadi milik dia, entah sampai kapan.” Lalu dia menjawab “tapi dia tak pernah menyayangimu dan mengertimu.” Sahut ku adalah “ aku menyayanginya, hanya menyayanginya aku tak berharap lebih”. 
Dan ketka kau bertanya tentang hal yang sama “apa ada yang memilikimu saat ini?”. Jawab ku adalah “ sampai saat ini masih belum ada. Kau tanya lagi “apa ada orang yang kamu suka?” dan ku jawab “ada banyak orang yang aku suka, tapi ada 1 orang yang slalu aku sayangi” dan sekali lagi kau tanya “siapa? Boleh aku tau siapa dia?” untuk ke 3 kalinya aku menjawab pertanyaan mu “tentu, orang yang aku sayang sampai saat ini masih sama, orang yang selalu memiliki sebagian hati ku. Orang itu yang dari dulu, kemarin, sekarang dan entah kapan selalu ada di hati ku dan selalu aku sayangi.” Lalu apa kau akan tanya lagi siapa orang itu? Orang itu adalah “KAMU” J


Sesi 4 :
Apa kamu sudah melupakan ku? Apa kamu sudah melupakan semua cerita tentang kita? Apa aku sudah tidak lagi di hatimu?
Tapi kenapa kamu selalu ada di hati ku, sebagian hati ku masih milik-mu meskipun jika mengingatnya terasa amat sangat sakit. Semudah itu kah kamu bermain dengan hati ku, dengan perasaan ku?  Apa kamu tidak merasa sakit yang aku rasakan saat ini?
Begitu sangat lekat kamu di hatiku, aku massih menyayangi mu! Aku memang bodoh karena selalu menunggu mu tapi itu pilihan ku untuk menyayangi mu dan sudah resiko ku untuk merasakan sakit seperti ini.
“Aku menyayangi mu itu tanpa alasan, dan aku ngga pernah punya alasan untuk meninggalkan mu, meskipun kamu sudah jauh mneninggalkan ku. Bahkan menghapus ku dari hati mu, atau mungkin aku memang tak pernah ada di hati mu.”
Sesi 5 :
Aku memang kecewa karenamu, tapi entah kenapa aku tetap saja masih menyayangimu, memperhatikanmu, bahkan menunggumu meskipun aku tau hatimu bukan milik ku dan dirimu tak akan pernah berpaling kepada ku. Aku sadar akan itu semua tetap saja AKU MENYAYANGIMU, meskipun dari jauh. Kamu memang menghancurkan perasaan ku dengan semua sikap mu, itu yang ku kecewakan darimu dan lagi lagi tetap saja AKU MENYAYANGIMU. Aku tau dan sadar itu tak mungkin, mungkin waktu yang akan jawab kapan aku akan berhenti untuk menyayangimu.
Kamu membuat hati ku bahagia sangat bahagia tapi kamu juga membuat hati ku sakit teramat sakit.



Sesi 6 :
Jangan lagi kamu buat orang kekecewa lagi sudah cukup aku saja yang kamu kecewakan. Sakit ku kini masih tersisa dan saat ku tau dia juga kecewa karenamu sakit ini makin sakit, jika belum puas untuk menyakiti ku puaskan dulu hingga aku benar-benar terpuruk, biar nanti tidak ada lagi yang kamu kecewakan.
AKU MENYAYANGIMU, MERINDUMU, sesak banget hati ku. Tapi percuma kamu tidak akan pernah tau itu semua . [!]






Sesi 7 :
Biarlah aku menjadi sahabat juga adik yang hanya aku dan kamu saja yang tau. Aku tau kamu tidak ingin semuanya tau tentang hubungan kita. Aku tau kamu malu, tapi sebagai sahabat aku juga iri dengan perlakuan mu yang berbeda dengan semua sahabat-sahabat mu yang lain. Aku juga punya perasaan seperti mereka, dan kamu tidak mengerti akan hal itu.  Meskipun kata mu aku ini sahabat yang juga adik terdekat mu dan aku percaya, tapi aku sangat iri dengan semua sahabat mu yang lain.
Karena apa? Karena aku sangat SAYANG terhadap mu [!]




Sesi 8 :

Teramat amat sangat sakit!
Mungkin waktu itu kamu malu untuk berjalan bersama ku karena aku Cuma anak kecil , sedangkan dia setara denganmu hingga kamu dengan bangga berjaln bersama dengan dia!







Sesi 9 :
Ku gunakan sendiri kata-kata yang ku ucapkan meskipun sulit. :’(
“peduli dengan seeorang bukan berarti dia juga peduli dengan kita, menyayangi seseorang bukan berarti dia juga menyayangi kita, mencintsi seseorang juga bukan berarti dia juga mencintai kita”



Untuk seseorang yang ada di hatiku, untuk menyakitiku .

0 komentar: