Agar
mampu berpikir kreatif, pikiran harus dioptimalkan pada setiap tahap. Lima tahap berpikir ialah
orientasi, preparasi, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Pada tahap
orientasi masalah, si pemikir merumuskan masalah dan mengidentifikasi
aspek-aspek masalah tersebut. Dalam prosesnya, si pemikir mengajukan beberapa
pertanyaan yang berkaitan dengan masalah yang sedang dipikirkan.
Pada
tahap preparasi pikiran harus mendapat sebanyak mungkin informasi. Kemudian
informasi itu diproses secara analogis untuk menjawab pertanyaan yang di ajukan
pada tahap orientasi. Si pemikir harus benar-benar mengoptimalkan pikirannya
untuk mencari pemecahan masalah melalui hubungan antara inti permasalahan,
aspek masalah, serta informasi yang di miliki.
Tahap inkubasi terjadi ketika proses
pemecahan masalah menemui jalan buntu. Biarkan pikiran beristirahat. Sementara
itu pikiran bawah sadar kita akan terus bekerja secara otomatis mancari
pemecahan masalah. Proses inkubasi yang sedang berlangsung tersebut akan sangat
tergantung pada informasi yang di serap oleh pikiran. Semakin banyak informasi,
semakin banyak bahan yang dapat dimanfaatkan.
Pada proses iluminasi, proses inkubasi
berakhir. Si pemikir mulai mendapatkan ilham serta serangkaian pengertian
(insight) yang dianggap dapat memecahkan masalah. Pada tahap ini sebaiknya
diupayakan untuk memperjelas pengertian yang muncul. Daya imajinasi si pemikir
akan memudahkan upaya itu.
Proses verifikasi merupakan proses di mana
si pemikir harus menguji dan menilai secara kritis solusi yang di ajukan pada
tahap iluminasi. Bila ternyata cara yang di ajukan tidak dapat memecahkan
masalah, si pemikir kembali menjalani kelima tahap itu untuk mencari ilham baru
yang lebih tepat.

0 komentar:
Posting Komentar