Hari ini aku hancur . aku gag mau hidup lagi . . aku terlalu banyak ngecewain “mereka” . tapi aku nglakuin itu punya alasan . . .
Selasa, 27 Desember 2011
Minggu, 04 Desember 2011
Merindumu . . .
Pagi ini kuterbangun dari lelap
Sejuk embun menyegarkan
Wangi bunga membelaiku
Adakah aku terlena pada kecantikan pagi??
Kau dan Aku ^_^
Hari ini kutelusuri jalanan kemarin
Meniti kembali talaga yang berbatu
Walau perih memasungku
Dan luka mengejekku
Apakah kau masih di sana
Mencari sebuah ‘Cinta’?
Senin, 28 November 2011
Katakanlah CINTA ^^
Merindukanmu seolah terjebak dalam rengkuhan kabut malam, menanti dengan sabar saat sang surya segera meluruhkan cahayanya, menepis satu demi satu tetesan embun yang tersangkut di atas dedaunan. Namun mengapa tak kau sentuh juga jemari rinduku padahal kau begitu dekat.. teramat dekat sehingga tak ada sesuatupun yang berani tegak diantara kita?
Minggu, 20 November 2011
FISIKA dan BERSEPEDA :DD
Ada satu prinsip (prinsip hidup mungkin) yang saya dapatkan dari teman saya – Fian Candra – kali ini berhubungan dengan pelajaran fisika bab GAYA, kalau tidak salah pelajaran saat SMP, saya lupa kelas berapa. Tapi, yang pasti pelajaran ini ada sangkut pautnya antara fisika dan belajar bersepeda, mau tahu? Ini dia kata-katanya :
“Hukum Newton mengatakan adanya reaksi pasti aka nada reaksi, tapi dalam kehidupan ini, realitanya tidak selalu ‘aksi positive’ mendapatkan ‘reaksi positive’. Bahkan terkadang lebih banyak reaksi negative yang didapatkan.
Kamis, 10 November 2011
Ayah…
Baca dan Resapilah!!
Biasanya anak-anak yang jauh dari orang tuanya merasa kangen sekali dengan Ibunya.
Lalu bagaimana dengan Ayah??
Mungkin Ibu yang lebih sering mengajakmu bercerita.
Tapi taukah kamu sepulang ia bekerja, dengan wajah lelah, ia selalu menanyakan kabarmu dari Ibumu?
Cerita Cinta
Detak jantung terus berlantun, langkah kaki tetap terpadu
Dalam lembaran penuh warna kehidupan angan yang terpendam kan terwujud
Cita-cita yang tinggi kan tergapai dengan usaha serta keriangan dan kesungguhan
Itulah arti dari mencintai diri sendiri
Langganan:
Komentar (Atom)
