Sabtu, 22 September 2012

Lebih Simple Mana?? :D


English             : “Would you please care to elaborate on that statement?”
Indonesian
       : “MAKSUD LOH?!”
English             : “The meeting will start at 9:15 AM. Please be there 15 minutes     beforehand.”
Indonesian        : “Jangan Telat Yee !”
English             : “I definitely won”t make it. You guys go and have fun without me.”
Indonesian
       : “Ntar gue nyusul.”
English             : “your statement is already known by everybody else”.
Indonesian
       : ” BASI.. LO ”
English             : “I couldn”t see the necessity of this conversation”.
Indonesian
       : “GA PENTING Boo … ”
English             : “I couldn”t think of any idea of where to go and what to do”.
Indonesian 
       : ” MATI GAYA neh ”

Virus Baru



Gue 
 baru aja dapat kiriman  email dari seorang yang isinya sebagai berikut:

Sebuah virus baru sudah ditemukan, dan digolongkan oleh Microsoft
sebagai yang paling merusak! Virus itu baru ditemukan 
bulan Januari 2012 lalu oleh McAfee, dan belum ditemukan vaksin untuk mengalahkannya.

Loe tau gag? Virus ini merusak Zero dari Sektor hard disc, yang menyimpan fungsi informasi-informasi terpenting. Virus ini berjalan sebagai berikut:

English for Babies (Boso Nginggres Kanggo Bayek-Bayek)



           “Aneh deh, mendengar anak-anak tetangga berbicara dalam bahasa Indonesia,” kata Anto suatu hari. Di belakang rumah, setiap sore anak-anak tetangga bermain. Beberapa dari mereka bercakap dalam bahasa Indonesia. Itu yang dibilang aneh oleh Anto. Memang aneh sih, mengingat orang tua mereka adalah orang-orang Jawa yang bisa berbahasa Jawa.
Haha, Anto belum pernah menyaksikan yang lebih aneh. Di mal-mal Jakarta, anak-anak berlarian dan saling meneriakkan kata-kata dalam BAHASA INGGRIS!

“Hey, you, wait up.”

“Harry up, you slug.”

Itu memang kalimat saya sendiri, tapi intinya semacam itulah percakapan anak-anak seusia SD di Jakarta. Sampai-sampai saya bertanya-tanya, ini New York atau Kebon Kacang sih?

Waspada bubble




Ghiboo.com - Jika diperhatikan, blended ice tea atau coffee yang ditambahkan bubble hitam, sedang marak-maraknya dijual di mal atau pusat pembelanjaan.
Sayangnya, penelitian terbaru dari peneliti University Hospital Aachen menunjukkan bahwa bubble atau bola-bola kecil berwarna hitam dalam minuman bubble ice tea bersifat karsinogen (racun).